Tuesday, 21 February 2017

MENGAPA PEMUPUKAN HARUS TEPAT DAN BERIMBANG

Case-nya adalah tanaman cabai banyak yang rontok di saat fase pembungaan. Setelah ditelusuri ternyata petani tersebut menggunakan pupuk N melebihi dosis. Hal ini dapat kita simpulkan bahwa teknis pemupukan, baik itu waktu dan dosis nya adalah hal yang sangat penting.
Pemupukan yang tidak tepat waktu dan dosis ternyata berdampak sangat besar seperti pada contoh kasus di atas. Sadar atau tidak, mungkin masih banyak petani kita yang memiliki mind set yang sama. Nah, mudah-mudahan artikel singkat ini dapat memberikan pemahaman tentang dinamika dalam pemupukan.
Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan selain boros biaya, juga dapat merusak struktur tanah, tanah akan menjadi tidak subur. Sebenarnya di dalam tanah unsur hara N, P, K telah tersedia, hanya saja dalam bentuk yang tidak dapat diserap tanaman. Beberapa mikroorganisme sperti Trichoderma sp dapat membantu mengurai sehingga dapat diserap oleh akar tanaman.
Ketergantungan petani terhadap pupuk kimia ini menyebabkan petani berada pada posisi yang tidak menguntungkan. Terlihat saat pupuk kimia mulai langka kebanyakan petani harus rela membayar mahal agar tetap memperoleh pupuk.
Berdasarkan urain di atas, sangat perlu bagi insan tani Indonesia untuk mengetahui, memahami dan menguasai teknik pemupukan tepat dan berimbang. Bagaimana sih sebenarnya konsep praktis pemupukan tepat dan berimbang?
Kentang Dengan Produk Nasa

No comments:

Post a Comment