PENGARUH WARNA AIR DI TAMBAK
Di tambak budidaya udang vaname,
seringkali kita jumpai warna air yang berbeda antara tambak satu dengan
lain, atau juga kita temui warna air yang berubah pada suatu tambak,
mengapa hal ini bisa terjadi. Perlu diketahui bahwa warna air ditentukan
oleh jenis plankton yang mendominasi pada saat itu. Jenis plankton
dominan yang membawa pigmen warna tertentu akan menyebabkan warna air
serupa dengan pigmen warna jenis plankton dominan tersebut.
Seringkali petambak
menuntut agar warna air tambaknya hijau, hal ini adalah betul, karena
warna air hijau menunjukkan dominasi plankton Chlorophyta (pigmen warna
hijau) yang merupakan jenis phytoplankton yang baik. Namun sebenarnya,
jenis plankton yang baik tidak harus berjenis chlorophyta sehingga warna
air yang baik dan siap untuk ditebar tidak harus hijau.
Contoh
jenis plankton lain yang baik adalah Diatomae, salah satu jenis
phytoplankton yang akan menyebabkan air tambak berwarna coklat muda.
Sehingga petambak tidak perlu risau jika warna airnya tidak hijau namun
coklat muda.
Memang ada jenis plankton yang tidak baik, yaitu dari
species Cyanophyta dan Dinoflagellata dimana populasinya di tambak
maksimal adalah <5%.
Sebagai pedoman untuk dominasi plankton yang
baik di tambak udang vaname adalah dominansi dari Chlorophyta atau
Diatomae dengan dominasi >90%. Untuk menyuburkan plankton perlu
dipupuk dengan pupuk organik yang baik.
Demikian sedikit informasi mengenai plankton yang baik di tambak udang vaname.

No comments:
Post a Comment